TKJ adalah singkatan dari Teknik Komputer dan Jaringan.
Teknik komputer jaringan menjadi salah satu profesi dengan prospek karir yang baik. Seiring dengan perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi yang meningkat, semakin besar juga peminat jurusan TKJ.
Banyak yang masih berpikir bahwa pekerjaan yang cocok untuk jurusan TKJ terbatas untuk IT saja, padahal bisa lebih dari itu, lho! Banyak perusahaan yang membutuhkan lulusan jurusan TKJ untuk bekerja sebagai konsultan IT di perusahaan, atau mengolah data perusahaan menggunakan jaringan komputer.
Di artikel ini, kamu akan bisa lebih memahami apa itu teknik komputer jaringan atau jurusan TKJ, peluang kerja TKJ dan pekerjaan yang cocok untuk lulusan TKJ, serta detail mengenai beberapa prospek kerja TKJ yang cocok untuk kamu.
Hal pertama yang kamu harus ketahui yaitu pengertian jurusan TKJ SMK.
Jurusan TKJ adalah jurusan yang sangat populer di SMK. Jika kamu memiliki minat di bidang teknologi, tidak ada salahnya memilih jurusan ini. Walaupun terbilang rumit, kamu bisa mempelajari banyak keterampilan yang bermanfaat di SMK jurusan komputer ini. Lebih lengkapnya, Teknik Komputer Jaringan atau TKJ adalah jurusan yang mempelajari seluk beluk dunia komputer. Mulai dari cara merakit komputer, praktek jaringan dasar, memahami software, hingga mengenal komponen hardware.
Dengan SMK jurusan teknik komputer dan jaringan ini, kamu bisa lebih memahami perangkat yang ada di komputer, dan juga sistem operasi komputer secara lebih mendalam. Jika dilihat dari prospek kerja TKJ di masa mendatang, SMK jurusan komputer ini bisa menjadi nilai unggul ketika kamu melamar di suatu perusahaan.
Mengapa kamu harus memilih jurusan TKJ SMK ini? Berikut beberapa keunggulan jurusan TKJ yang perlu kamu ketahui dan juga ketahui beberapa peluang kerja jurusan TKJ:
✅ Bisa belajar mengenai sistem operasi: Selain sistem operasi, kamu bisa mempelajari lebih detail mengenai instalasi OS, sistem kerja user, hingga partisi harddisk. Hal mendasar ini bisa berguna ketika kamu kerja jurusan TKJ.
✅ Mempelajari jaringan: Jika kamu bisa menguasai teknik jaringan komputer, ini akan sangat bermanfaat dalam mendapatkan pekerjaan lulusan SMK TKJ nantinya. Karena kamu bisa mempelajari server, IP address, hingga jaringan lokal.
✅ Adanya praktek kerja: Seperti halnya jurusan SMK lainnya, jurusan TKJ SMK juga ada praktek kerja magang untuk menambah wawasan mengenai dunia kerja dan apa saja pekerjaan yang cocok untuk jurusan TKJ. Jadi tidak hanya sekedar teori, tapi juga pengalaman pekerjaan lulusan TKJ di dunia industri nyata.
✅ Memiliki peluang kerja TKJ yang bagus setelah lulus: Umumnya setelah magang, kamu bisa mendapatkan referensi dari perusahaan yang bisa kamu gunakan ketika melamar pekerjaan teknik komputer dan jaringan. Itulah mengapa jurusan SMK, khususnya SMK jurusan komputer tidak perlu pusing memikirkan lulusan TKJ kerja apa, karena prospek karir yang sudah jelas.
4 Alasan Memilih Jurusan TKJ
Temukan pekerjaan Jurusan TKJ impian kamu di CakeResume! Job Portal Terbaik dan Terpercaya di Indonesia. 🎉
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, jurusan ini memiliki beberapa prospek kerja TKJ yang mungkin cocok dengan keahlian kamu. Berikut beberapa pekerjaan untuk jurusan TKJ:
1. Teknisi Komputer
Teknisi komputer merupakan profesi seorang yang bekerja khusus dalam perbaikan dan pemeliharaan peralatan komputer. Teknisi ini memiliki tanggung jawab pada pengembangan hardware maupun software. Salah deskripsi pekerjaan teknisi komputer adalah memastikan komputer yang digunakan bisa terhubung ke jaringan yang dibutuhkan dan memperbaiki segala permasalahan yang terjadi pada jaringan komputer.
💰 Gaji Teknisi Komputer:
Gaji yang bisa didapatkan dari teknisi komputer lulusan jurusan TKJ ini berkisar dari Rp 4.500.000 untuk level pemula dan bisa meningkat ke Rp 6.000.000.
🖥️ Kualifikasi Teknisi Komputer:
Kualifikasi khusus yang dibutuhkan adalah lulusan jurusan teknik komputer jaringan, memahami bahasa Inggris, menguasai networking, mampu merakit komputer, dan memahami proteksi sistem yang digunakan jaringan komputer.
2. Teknisi Jaringan
Mirip seperti teknisi komputer, namun teknisi jaringan lebih fokus kepada sistem atau perangkat lunak yang ada di komputer. Teknisi jaringan memiliki tanggung jawab untuk mengetahui cara menginstal operating system dalam membuat suatu jaringan, memahami cara merakit kabel jaringan khususnya LAN, dan melakukan pemantauan harian.
💰 Gaji Teknisi Jaringan:
Kisaran gaji untuk teknisi jaringan dari Rp 2.500.000 hingga Rp 8.000.000 tergantung dengan pengalaman kerja dan seberapa banyak projek yang sudah dikerjakan.
🖥️ Kualifikasi Teknisi Jaringan:
Teknisi jaringan ini membutuhkan keterampilan yang berkaitan dengan teknik komputer dan jaringan, berasal dari jurusan TKJ, dan juga memiliki keterampilan komunikasi yang baik.
3. Administrasi Server
Administrasi server bekerja untuk membangun, mengelola, dan memperbaiki server dan jaringan suatu sistem. Tugas utamanya adalah memastikan jaringan tetap bekerja dengan baik sesuai sistem, melakukan troubleshooting jika ada kerusakan, memelihara software dan hardware.
💰 Gaji Administrasi Server:
Gaji untuk administrasi server berkisar dari Rp 4.000.000 hingga Rp 5.000.000 per bulan.
🖥️ Kualifikasi Administrasi Server:
Kualifikasi yang harus dimiliki adalah menguasai hardware dan software yang berhubungan dengan server, time management untuk menyelesaikan masalah, dan skill organisir data.
4. Computer System Analyst
Analisis sistem komputer memiliki tanggung jawab utama untuk memecahkan masalah. Tugas yang dimiliki adalah meningkatkan fungsional dan kinerja sistem dan jaringan komputer, memuat laporan analisis, dan memahami kebutuhan pengguna dan cara meningkatkan sistem komputer.
Umumnya kisaran gaji computer system analyst dari Rp 5.000.000 hingga Rp 11.000.000 per bulan.
🖥️ Kualifikasi System Analyst:
Kualifikasi yang dibutuhkan adalah memahami bahasa pemrograman seperti SQL, Java, CSS. Juga memiliki kemampuan dalam menganalisis data dan administrasi sistem.
5. Konsultan IT
Pekerjaan teknik komputer dan jaringan selanjutnya adalah Konsultan IT. Tugas utama dari konsultan IT adalah memberi saran, membuat perencanaan sistem jaringan, merancang dan mengimplementasikan sistem teknik komputer dan jaringan untuk klien.
💰 Gaji Konsultan IT:
Gaji untuk konsultan IT berkisar dari angka Rp 7.000.000 per bulan. Dan bisa meningkat sesuai dengan pengalaman yang dimiliki.
🖥️ Kualifikasi Konsultan IT:
Spesifikasi yang dibutuhkan untuk seorang konsultan IT adalah kemampuan analisis, memecahkan masalah, membuat solusi, dan memahami kelemahan IT sehingga bisa memberi saran yang membangun.
6. Information Security Analyst
Information security analyst harus mampu memantau jaringan dan sistem informasi, mendeteksi adanya ancaman keamanan sistem informasi, menganalisis, dan memberikan solusi dari ancaman keamanan tersebut.
💰 Gaji Information Security Analyst:
Gaji untuk information security analyst berkisar dari Rp 10.000.000 karena merupakan pekerjaan yang cukup berat dan sulit.
🖥️ Kualifikasi Information Security Analyst:
Kualifikasi yang dibutuhkan untuk profesi ini adalah mengerti tentang firewalls, proxies, antivirus, dan meningkatkan performa keamanan sistem jaringan.
7. Machine Learning Engineer
Pekerjaan ini membutuhkan keahlian untuk membuat program dan algoritma yang memungkinkan mesin untuk mengambil tindakan tanpa arahan manual dari manusia. Jadi profesi ini memungkinkan mesin memiliki kemampuan untuk menjalankan program dari data dan pengalaman tanpa diprogram ulang.
💰 Gaji Machine Learning Engineer:
Karena pekerjaan dan tanggung jawab yang sulit, kisaran gaji untuk machine learning engineer dari Rp 15.000.000 hingga Rp 25.000.000.
🖥️ Kualifikasi Machine Learning Engineer:
Kualifikasi yang dibutuhkan adalah ilmu statistik, distribusi data, metode analisis, serta karakteristik formal probabilitas suatu data. Untuk itu juga harus bisa membuat pemodelan evaluasi data.
8. Data Scientist
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, prospek kerja TKJ tidak terbatas hanya pada teknik komputer dan jaringan saja, tapi juga dalam pengelolaan data. Data scientist merupakan seorang ahli dalam mengumpulkan dan menginterpretasikan data dengan menggunakan algoritma sehingga informasi bisa jadi alat memprediksi masa mendatang.
💰 Gaji Data Scientist:
Kisaran gaji untuk pekerjaan data scientist adalah Rp 12.000.000 karena pekerjaan ini terbilang cukup rumit dan kompleks.
🖥️ Kualifikasi Data Scientist:
Kualifikasi yang dibutuhkan untuk pekerjaan lulusan TKJ satu ini adalah memahami bahasa pemrograman SQL, Java, Phyton dan bisa mengoperasikan analytical tools seperti Hadoop, dan R.
9. Data Analyst
Mirip dengan data scientist, Data Analyst bekerja untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Seorang data analyst harus bisa mengubah data mentah menjadi informasi dan pengetahuan yang bisa digunakan untuk keputusan bisnis. Contohnya memprediksi kenaikan investasi di masa mendatang.
💰 Gaji Data Analyst:
Gaji untuk data analyst berkisar dari Rp 12.000.000 berdasarkan seberapa banyak pengalaman yang dimiliki.
🖥️ Kualifikasi Data Analyst:
Keterampilan dasar yang harus dimiliki untuk pekerjaan ini adalah memahami bahasa pemrograman seperti SQL, Oracle, R dan Phyton.
10. Big Data Engineer
Big Data Engineer Adalah merupakan salah satu pekerjaan dari lulusan teknik komputer jaringan. Profesi ini umumnya bertanggungjawab untuk mengembangkan, memelihara, mengetes, menganalisis, dan mengevaluasi big data dalam perusahaan. Karena data yang akan dianalisis merupakan big data atau data masif, maka big data engineer harus memiliki kemampuan analisa data yang baik.
💰 Gaji Big Data Engineer:
Gaji untuk big data engineer berkisar dari Rp 10.000.000 per bulan.
🖥️ Kualifikasi Big Data Engineer:
Spesifikasi yang dibutuhkan adalah kemampuan matematika dan statistik, visualisasi data, struktur data, data mining, dan machine learning.
Untuk kamu yang masih bingung lulusan TKJ kerja apa, kamu bisa mulai dari hal sederhana, yaitu dari membuat CV yang sesuai dengan kualifikasi pekerjaan. Buat CV online mudah dan gratis di CakeResume sekarang! 🎉
Melihat beberapa tren baru dalam waktu dekat ini, itulah beberapa pekerjaan teknik komputer dan jaringan yang bisa jadi referensi kamu ketika ingin memilih jurusan TKJ. Meskipun peluang kerja TKJ ini beragam, penting untuk bisa menguasai keahlian khusus supaya bisa diakui di dunia profesional.
Karena saat kemampuan kamu meningkat, maka gaji yang ditawarkan juga bisa meningkat. Apalagi untuk teknik komputer dan jaringan ini, yang umumnya menawarkan gaji yang relatif tinggi.
Halo! Apakah kamu bercita-cita di masa depan ingin menjadi seorang pengusaha? Hmm, menjadi seorang pengusaha mungkin hal yang cukup umum saat ini. Tapi apakah kamu pernah mendengar istilah Technopreneur? Namanya mirip dengan entrepreneur sih, memangnya ada hubungannya? Kira-kira apa ya arti Technopreneur?
Eitss, tenang saja kawan! Nih, kita kasih jawabannya untuk kamu. Secara sederhana, technopreneur dikatakan sebuah ilmu bisnis yang digabungkan dan kembangkan dengan memanfaatkan teknologi. Masih bingung ya? Sudah ikuti artikel ini terus ya, kawan! Let’s Go!
Ini Dia Pengertian dari Technopreneur!
Mari kita mulai dengan mengetahui dulu pengertian Technopreneur. Istilah Technopreneur hadir karena adanya penggabungan dua kata yaitu technology dan entrepreneur. Artinya apa bang Messi? artinya technopreneur adalah seseorang yang membuat sebuah peluang usaha dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang pesat saat ini. Dalam dunia entrepreneurship, teknologi dianggap sebagai sebuah “peluang” yang dapat diidentifikasi dan digunakan untuk membuat, mengelola, dan mengembangkan suatu usaha yang tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan.
Dari karakteristik di atas, dapat dikatakan bisnis ini sangat cocok untuk diterapkan para generasi millenial bahkan Gen-Z. Mengapa demikian? Yaps, para generasi ini dianggap memiliki peluang yang lebih besar, karena memiliki pengetahuan yang lebih baik teknologi serta penerapannya, sehingga jauh lebih inovatif.
Terobosan ini menciptakan sebuah dunia baru dalam berbisnis, karena fokus dari Technopreneur adalah mengembangkan bisnisnya berbasis dan terintegrasi dengan teknologi. Sedangkan, Entrepreneur fokusnya adalah bagaimana menciptakan inovasi bisnis dan menciptakan peluang usaha yang ujung-ujungnya adalah meningkatkan revenue. Contoh dari Entrepreneur adalah mengedepankan pada mutu produk yang tidak dibarengi dengan pemanfaatan teknologi, misalnya adalah bisnis toko baju. Sebaliknya, seorang Technopreneur akan menjadikan toko baju ini dapat dijangkau dengan mudah oleh pelanggan dalam pemesanan misalnya dengan membuat aplikasi.
Apa sih Tujuan dari Technopreneur ini?
Secara umum, tujuan utama menjadi Technopreneurship adalah memaksimalkan potensi bisnis dengan mengintegrasikan kecanggihan teknologi. Adanya pemanfaatan teknologi dapat meringankan beban pekerjaan manusia. Adapun rincian tujuannya sebagai berikut:
1. Menyelesaikan masalah sehari-hari
Sebuah bisnis yang berbasis pada integrasi teknologi sudah jelas membantu menyelesaikan berbagai masalah di sekitar dan menjadi solusi yang dicari oleh masyarakat karena dianggap memudahkan. Contohnya adalah menggunakan aplikasi untuk memesan makanan karena kita tidak perlu keluar rumah untuk membelinya.
2. Mendorong kemajuan teknologi
Kehadiran bisnis ini juga mendorong pesatnya kemajuan teknologi. Tentunya, bukan tidak mungkin di masa yang akan datang akan memicu hadirnya teknologi baru yang bermunculan untuk menggantikan yang terdahulu. Contohnya adalah forum jual beli online yang sangat marak muncul seperti Tokopedia dan Shopee, jika dahulu kita mengenal adanya Kaskus.
4. Mendongkrak perekonomian
Munculnya berbagai bisnis berbasis teknologi ini selain bisa menyerap ribuan tenaga kerja baru, tentunya secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara yakni dengan adanya penerapan pajak.
Skill Apa Saja yang Harus Dimiliki Seorang Technopreneur?
1. Memiliki minat dan pengetahuan yang baik di teknologi
Pertama, kamu harus mulai membangun minat dan kesadaran akan perkembangan teknologi yang terus berkembang setiap waktu. Sehingga, bisnis kamu nantinya akan terus relevan dengan perkembangan zaman dan adaptif.
2. Mengedepankan teamwork dan kemampuan problem solving yang baik
Kedua, dalam bisnis sangat jarang kamu dapat merintis usahamu sendiri. Tentunya kamu akan berjejaring dengan banyak rekanan nantinya untuk membuat bisnismu dapat terwujud dan bertahan. Hal ini karena dalam bisnis kamu pasti memerlukan bantuan, keahlian, dan ide dari berbagai pihak. Ketiga hal ini nantinya akan berimplikasi pada proses penyelesaian masalah yang ada di bisnis kamu nantinya. Sehingga, kamu akan mendapatkan solusi yang terbaik agar bisnismu tidak sampai gulung tikar atau shut down.
Mengenal Jobprofile di Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
Kurikulum merupakan “ruh” pendidikan yang harus dievaluasi secara inovatif, dinamis, dan berkala sesuai dengan perkembangan zaman dan IPTEKS, kompetensi yang diperlukan masyarakat dan pengguna lulusan.
Pada struktur Kurikulum Merdeka terbagi menjadi Pembelajaran intrakurikuler dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pembelajaran intrakuler di SMK/MAK terbagi menjadi 2 (dua), yaitu kelompok mata pelajaran umum dan kejuruan. Kelompok mata pelajaran Kejuruan berfungsi membentuk peserta didik agar memiliki kompetensi sesuai perkembangan dunia kerja, serta ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya. Di kelas X, Mata Pelajaran Kejuruan berpusat pada pelajaran dasar-dasar Program Keahlian.
Mata pelajaran Dasar Program Keahlian bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skills dan soft skills) yang diarahkan untuk mengembangkan kemampuan. Salah satunya pada elemen Profesi dan Kewirausahaan (jobprofile dan technopreneur) di bidang teknik jaringan komputer dan telekomunikasi dengan capaian pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami jenis-jenis profesi kewirausahaan (job profile dan technopreneurship, personal branding serta peluang usaha di bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada era modern ini, menciptakan banyak profesi dan peluang usaha di bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Jenis profesi di bidang teknologi informasi sangatlah beragam, hal ini dikarenakan bidang teknologi informasi selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman, semakin berkembang dunia teknologi informasi maka semakin beragam pula profesi di bidang teknologi informasi. Bisa dikatakan bahwa profesi berkembang menyesuaikan dengan skala bisnis dan kebutuhan pasar.
Gambar seorang Network Engineer
Pekerjaan di bidang IT diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiring dengan upaya pemerintah untuk fokus pada transformasi digital dalam menuju era Industri 4.0. Banyak profesi yang bermunculan seiring dengan banyaknya kebutuhan di bidang IT, jenis job profile di bidang IT diantaranya:
Software Developer
Software developer adalah salah satu rekomendasi pekerjaan di bidang IT. Hampir semua perusahaan dan bisnis saat ini menggunakan software (perangkat lunak) untuk menunjang kegiatan bisnisnya.
Web Developer
Sesorang yang bertanggung jawab dalam Merancang, mendesain, mengembangkan dan memodifikasi situs web
Network Engineer
Memiliki jobdesk untuk mengurusi jaringan komputer serta internet dengan mendesain dan membangun infrastruktur pada suatu gedung, organisasi dan perusahaan agar bisa berjalan dengan baik tanpa kendala.
Data Scientiest
Seseorang yang bertugas mengumpulkan, mengolah dan melakukan analisa data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk pengambilan suatu keputusan.
Start-Up
Sebuah usaha yang baru berjalan dan menerapkan inovasi teknologi untuk menjalankan core business-nya